Di Balik Nasi Cumi Hitam Legendaris Kota Surabaya: NASI CUHIMA BU EVIE

Nasi putih hangat yang masih mengepul, sejumput mie goreng jawa, empal suwir, ikan teri, udang kering, sepotong telur asin, sambal segar dengan butiran cabai yang semakin menggugah selera, tak lupa taburan serundeng, dan tentu saja bintang utama hidangan ini: cumi hitam gurih, asin, dan berbumbu ‘medhok’. Semakin lengkap dengan peyek kacang dan potongan paru kalau kamu mau.

Semuanya berpadu nikmat di atas piring bambu yang dilapisi daun pisang. Apakah sudah terbayang aroma dan rasanya? 😉 Kamu bisa mencicipi menu Nasi Cuhima Spesial ini di Nasi Cuhima Bu Evie!

Sumber www.instagram.com/inijie

Nasi Cuhima Bu Evie adalah kedai legendaris di Surabaya yang telah berdiri sejak 1986 dan menawarkan aneka hidangan lokal lain seperti Nasi Campur, Nasi Serpang Madura, dan Sego Suroboyo. Berdiri sejak 1986 di Bangkalan, Madura dan hadir di Surabaya pada tahun 2016. Kini Nasi Cuhima Bu Evie sudah memiliki cabang di Sidoarjo dan Blitar juga. 

Diceritakan oleh Ibu Eva, puteri dari Bu Evie sendiri, pemilihan menu tersebut untuk bisnisnya karena sang ibu melihat saat itu jarang kedai makanan yang berjualan nasi khas Madura, khususnya cumi hitam dan kuliner tradisional lainnya. 

Semenjak metode pemasaran melalui media sosial kian populer, Nasi Cuhima Bu Evie menggunakan platform Facebook untuk mengawali promosi online. Tak disangka, sambutannya begitu meriah. Rekor pesanan terbanyak mencapai 3,000 porsi dalam sehari! Nasi Cuhima Bu Evie juga memenangkan penghargaan dari Jawa Pos Culinary Awards selama dua tahun berturut-turut di 2018 dan 2019. 

Dengan permintaan yang semakin banyak, Ibu Eva mengaku sering kewalahan untuk melayani orderan dan sering harus terjaga hingga larut malam untuk melakukan rekap penjualan. Akhirnya di akhir 2020, beliau memutuskan untuk menggunakan PesanLokal untuk membantunya berbisnis. Katalog online otomatis yang ditawarkan PesanLokal dikatakan sangat membantu dan memberikan berbagai kemudahan. Tak peduli seberapa banyak orderan pada hari itu, proses transaksi dan komunikasi dengan customer menjadi lebih cepat dan gampang. Yang paling penting, penggunaan PesanLokal mengurangi resiko kesalahan dalam mencatat dan memproses pesanan.

Dengan sistem manual, rekapan dikerjakan rata-rata selama 5 jam. Kini dengan tool PesanLokal, proses rekap selesai dalam 30 menit. Jauh lebih cepat!

Menyadari flow bisnis yang kian terkontrol, Ibu Eva mengungkapkan keinginannya untuk merencanakan pembukaan cabang di lokasi lain dan peluang waralaba. 

Bagaimana dengan kamu? Ready to bring your business to the next level? Ada banyak cara menjalankan bisnis, tapi tidak segampang kalau kamu pakai PesanLokal!