Berjualan Lewat Whatsapp Itu Ada SENI-nya!

Anda menggeluti bisnis yang menggunakan Whatsapp sebagai media utama?

Whatsapp memang tetap jadi platform chat paling umum yang digunakan untuk berkomunikasi di Indonesia, dan tentu saja termasuk untuk menjalankan usaha.

Dan berikut adalah beberapa ‘seni’ agar jualan Anda lewat Whatsapp bisa semakin lancar. Sudah siap?

Pertama dan Wajib: Gunakan Whatsapp Business

Whatsapp Business memberikan beragam kemudahan dalam menjalankan bisnis kita, mulai dari:

  1. Auto-Reply yang bisa menyapa chat pertama customer atau waktu kita sedang jauh dari handphone
  2. Kasih label ke masing-masing chat untuk menandai chat (misal: sudah bayar, perlu follow up, dll)
  3. Sekilas gambar-gambar produk lewat katalog
  4. Quick Replies dimana kita cukup ketik beberapa huruf untuk memanggil template jawaban yang sudah kita siapkan
  5. Hingga link wa.me apabila ingin mengajak customer segera chat tanpa harus save nomor kita

Yang wajib dilakukan adalah set jam operasional dan mengatur auto-reply sesuai dengan situasi. Mulai dari sapaan pertama ketika customer chat dan juga informasi ketika customer chat di luar jam operasional. Pastikan auto-reply ini cukup berkesan, informatif, dan sebisa mungkin memberi alternatif apabila customer hendak order dan agak urgent.

Kemudian biasakan memberi label setiap chat yang masuk agar momen ketika kita memegang Whatsapp lagi, kita bisa sortir satu per satu dan memberikan balasan yang relevan dengan label chat masing-masing.

Quick Replies sifatnya tentatif karena kalau Anda merasa cukup banyak jawaban yang ‘by template’, Anda bisa set itu di juga sekaligus.

Auto-Reply yang Baik yang Bagaimana?

Sebelumnya disebutkan bahwa Auto-Reply sebaiknya yang ‘berkesan’, ‘informatif’, dan ada ‘alternatif’ untuk menghubungi apabila urgent. Mari kita pecah satu per satu.

‘Berkesan’ sangat penting sekali karena ketika tidak dilakukan, bisa saja membuat calon customer batal melanjutkan order karena impresi pertama yang kurang menyenangkan.

Jangan dilakukan: terkesan sibuk, misal “Kami akan membalas dalam 5-15 menit, karena kami harus memastikan semua chat terbalas satu per satu..”.

Sebaliknya beri kesan bahwa customer telah mengambil keputusan tepat dengan menghubungi kita, “Terima kasih sudah menghubungi, chat yang masuk biasanya banyak sekali, tapi pasti kami balas satu per satu kok, ditunggu ya, kak..”. Yang satu mengesankan menyuruh menunggu sementara yang satu lagi mengesankan bahwa customer telah menghubungi merhcant yang dipercaya banyak orang.

Pilih kesan yang bisa diterima oleh calon klien sejak sapaan pertama, dan pastikan bisa tersampaikan dengan gaya bahasa yang kita set.

‘Informatif’ yang dimaksud di sini adalah ketersediaan informasi yang bisa didapat meskipun tanpa harus dibalas admin. Jadi dalam auto-reply sebaiknya ada link yang mengarah ke katalog. website, atau sosial media, yang customer bisa mencari-cari info sendiri sambil menunggu balasan admin. Ini karena biasanya customer masih ingin tanya-tanya beragam info terlebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan untuk order.

Di akhir sapaan bisa ditambahkan “Untuk info stok dan harga juga bisa diakses di link berikut:…”

Kemudian ‘alternatif’, ini optional, namun alangkah baiknya jika customer bisa segera melakukan order. Entah itu lewar mekanisme lain chat ke admin seperti lewat web, atau customer bisa menelpon ke nomor lain apabila ada CS jalur cepat misalnya.